MEET HER,
inari://
yamashita yamashita yamashita yamashita yamashita
yamashita yamashita yamashita yamashita yamashita
yamashita yamashita yamashita yamashita yamashita
GUIDELINES
soon
APPEARANCE
| Golongan Darah | B |
| Tinggi | 158 cm (5'2") |
| Berat | dirahasiakan! |
| Warna Mata | kecoklatan |
| Rambut | Pendek hitam |
| Visualisasi | Hana Kang (강하나) Mystic Messenger |
MINITRIVIA
- Makanan favoritnya adalah brownis dan es krim, sementara yang dihindari adalah udang, hal ini dikarenakan Inari sendiri memiliki alergi pada udang.
- Namanya (Inari, いなり) memiliki dua arti, yang pertama adalah 'rasa dari nasi yang direbus', dan satu lagi merupakan 'kesuksesan'.
- Ia merupakan anak dari pasangan yang memiliki perbedaan pada kewarganegaraan, Ayahnya berasal dari Jepang, sementara Ibunya berasal dari Italia. Ia lahir di Venesia, dan besar di Negeri Sakura.
- Destinasi favoritnya adalah oceanarium dan pantai
OUTLINE
| Nama | Yamashita Inari ( 山下, いなり) Gianetta Altieri (nama lahir Itali) |
| Panggilan | Inari, Gianetta |
| TTL | Venesia, 22 April xxxx |
| Jenis Kelamin | Perempuan |
| Umur | 20 tahun |
| Zodiak | Taurus |
| Okupasi | Mahasiswa jurusan Interior Design, Musashino Art University, fotografi lepas |
| Kewarganegaraan | Jepang |
PERSONALITY
antusias, sosok yang kuat, dan peduli pada sekitar, tiga sifat ini sangat menggambarkan bagaimana kepribadian seorang Yamashita Inari. Ia kerap menunjukkan senyum kepada semua orang, meski terkadang rasa gundah mengusik suasana hati sehingga Inari menjadi orang yang sulit ditebak jika berbicara mengenai perasaan. Ia menyimpan kesedihan itu dengan sangat baik sampai tidak ada satupun yang menyadari.Selain itu, Inari merupakan orang yang mudah overthinking dan cukup 'berantakan' dalam segala hal, baik manajemen waktu maupun kedisiplinan sehingga membuat gadis ini mudah kewalahan dalam mengerjakan sesuatu.
2OOO
Memulai hidupnya bersama kedua orang tua di kota bengkuang. Ia terlahir sebagai anak pertama dan satu-satunya.
Kanak-kanak
Tak terlalu berwarna, tak terlalu monoton pula. Ia dididik dengan tegas dengan sang Ayah. Ambisi dalam belajar pun di dapatnya dari sang Ayah juga. Melihat nilai sempurna terpampang nyata di buku rapor. . tentu seorang Ganesha kecil merasa amatlah puas.
Putih abu-abu
Alur hidupnya bagaikan roller coaster di sini. Ia bertemu sang tambatan hati. Semesta memberinya seorang gadis berparas indah yang begitu ramah dan cerah. Hari-hari mereka berjalan dengan sangat menyenangkan. Sayang seribu sayang, hubungan mereka hanya bertahan selama tiga tahun sebab rasa kecewa. Ganesha gagal mempertahankan, dan berakhir dengan rasa sendu. Kalau kata orang-orang sih, gamon dari mantan terindah.
Perguruan Tinggi
Arsitektur dipilih sebagai jurusan impiannya, diri juga memutuskan untuk merantau di pulau Jawa. Ganesha mengharapkan kepergiannya ini mampu melupakan segala kesedihan hati. Selain itu, dirinya ingin belajar mandiri, ia ingin mencoba sebuah tradisi dari Minangkabau bahwa seorang pemuda haruslah merantau untuk maju. Dengan izin kedua orang tua, Universitas Atma Jaya Yogyakarta menjadi pilihan Ganesha untuk menempuh pendidikan tinggi. Sesekali dirinya berjualan martabak, agar ia dapat membayar semua kebutuhannya.












